Menggunakan Drone Untuk Fotografi

1. Gunakan file RAW
Kamera yang terpasang pada drone biasanya memiliki kemampuan terbatas, sehingga kita perlu menggunakan file RAw agar lebih maksimal saat diedit. Hindari penggunaan JPEG untuk hasil yang lebih baik, karena kualitasnya akan jauh menurun saat diedit.
2. Gunakan bracketing
Bracketing adalah mengambil gambar dengan setting exposure berbeda misal, +1, atau -1 . Hal ini akan sangat bermanfaat karena bila kita salah menentukan nilai exposure masih ada gambar lain dengan exposure berbeda. Hal ini akan meningkatkan kemungkinan mendapatkan gambar yang baik menggunakan drone. Selain itu bila kita presisi dalam mengabil gambar maka file berbeda tersebut bisa digabung menjadi HDR(High Dynamic Range) untuk mengatasi masalah over exposure atau under exposure.
3. Awas getaran
Semakin tinggi posisi drone maka semakin kencang pula terpaan angin. Jadi agar drone lebih stabil jangan menerbangkan terlalu tinggi. Beberapa drone memiliki stabilitas yang baik, namun tetap saja guncangan tidak akan terhindari.
4. Gunakan filter
Untuk fotografi landscape filter merupakan barang wajib, dan karena drone hampir selalu digunakan diluar ruangan maka filter polarizer maupun Neutral density akan bekerja dengan baik. Filter polarizer mampu mengoptimalkan warna biru pada langit, sedangkan filter ND akan optimal digunakan pada shutter speed lambar untuk mengabadikan pergerakan, terutama awan pada area langit.


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Mengenal tools dasar Photoshop dalam editing

Teknik Fotografi Siluet